Tradisi Kuno Hari Cheng Beng

Tradisi Kuno Hari Cheng Beng

Tradisi Kuno Hari Cheng Beng, Pada saat ziarah keluarga akan membawa makanan, membersihkan makam, melakukan sembayang di makam, pembakaran kim cua dan qin cua.

Menanam pohon: sebelum dan sesudah “Cheng Beng”, matahari musim semi menyinari, hujan rintik musim semi betebaran, menanam tunas pohon berpeluang hidup tinggi dan dapat tumbuh dengan cepat. Maka, semenjak zaman kuno, di Tiongkok terdapat kebiasaan menanam pohon di kala “Cheng Beng”. Ada orang menyebut hari “Cheng Beng” sebagai “hari raya penanaman pohon”.

Tradisi lain saat Cheng Beng adalah  bermain ayunan “Qiu Qian”: ini adalah adat kebiasaan hari “Cheng Beng” zaman kuno. Sejarahnya panjang, ayunan pada zaman dulu kebanyakan menggunakan dahan sebagai rangka kemudian ditambatkan selendang atau tali.

Akhir-nya berkembang menjadi dua utas tali ditambah papan kayu sebagai pijakan kaki yang dipasang pada rangka balok kayu yang hingga kini digemari, terutama oleh anak-anak seluruh dunia.

Selain itu ada kebiasaan bermain “Cu Ju” (sepak bola kuno): “Ju” adalah semacam bola yang terbuat dari kulit, di dalam bola tersebut diisi bulu hingga padat. “Cu Ju “menggunakan kaki untuk menyepak bola (Mirip sepak bola saat ini). Ini adalah semacam permainan yang digemari oleh orang-orang pada saat “Cheng Beng “pada zaman kuno. Konon ditemukan oleh “Huang Di “(kaisar Kuning), pada awalnya bertujuan untuk melatih kebugaran para serdadu.

APada dinasti Song (960-1279) dimulai kebiasaan menggantungkan gambar burung walet yang terbuat tepung dan buah pohon liu di depan pintu. Gambar ini disebut burung walet Zitui. Kebiasaan orang-orang Tionghoa yang menaruh untaian kertas panjang di kuburan dan menaruh kertas di atas batu nisan.

Seperti perayaan lainnya, Ceng Ceng juga memiliki makanan khas seperti makan telur yang kulitnya sudah dilukis, tapi untuk telur yang diukir tidak dimakan. Makan makanan dari daun Ai yang menjadi ciri khas suku Khe, bubur dingin, ciri khas rakyat dibawah kaki gunung Mian, serta Qing tuan adalah makanan khas Qingming dari daerah Suzhou.

Demikian Informasi Unik Tradisi Kuno Hari Cheng Beng

You May Also Like