Manfaat Susu Kedelai

manfaat susu kedelai
Biasanya segelas susu kedelai murni mengandung hampir 7 gram protein, 4 gram karbohidrat, 4,5 gram lemak, dan bebas kolesterol. Sementara susu sapi, mengandung karbohidrat, vitamin, mineral, dan lemak. Semua susu sapi umumnya mengandung 8 gram protein dan 12 gram karbohidrat dan juga nutrisi lainnya. Tapi Anda tidak perlu khawatir, karena susu kedelai di pasar saat ini telah diperkaya dengan kalsium, vitamin E, B12, D, dan nutrisi lainnya.

1. Tidak menyebabkan alergi: Selain sebagai minuman yang ideal, dan juga bagi mereka yang menderita galaktosemia, susu kedelai ini sama sekali tidak menyebabkan alergi makanan karena bebas kasein, kacang, gluten, dan MSG.

2.Susu kedelai baik untuk jantung: Susu kedelai sangat baik untuk kesehatan jantung karena jumlah lemak jenuh dalam susu kedelai sangat sedikit. Tinggi lemak jenuh akan meningkatkan kadar kolesterol “jahat” (LDL) dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Susu kedelai mengandung lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda. Selain itu, susu kedelai tidak mengandung kolesterol, sehingga sangat aman bagi Anda yang takut gemuk.

3.Mencegah penuaan dini (Anti-Aging): Diyakini bahwa salah satu cara yang paling ampuh untuk mencegah penuaan dini adalah dengan asupan antioksidan berasal dari makanan atau minuman. Mengkonsumsi makanan atau minuman sumber anti-oksidan merupakan pilihan yang tepat untuk memerangi penuaan dini. Anti-oksidan umumnya berasal dari kelas vitamin dan mineral; termasuk vitamin B, E, C, Beta-Carotene, Chromium, Selenium, Kalsium, Tembaga, Magnesium, dan isoflavon.

4.Minuman anti kanker: Susu kedelai adalah salah satu minuman kesehatan sebagai sumber mineral, selenium, vitamin E, isoflavon, dan Asam Amino triptopan. Untuk mengatasi paparan radikal bebas penyebab kanker, tubuh memerlukan zat atau senyawa yang dapat bertindak sebagai anti-oksidan. Selain selenium, anti-oksidan pada Susu Kedelai lainnya adalah Vitamin E dan Genistein, yang mampu memblokir terbentuknya kanker.

5.Mencegah diabetes mellitus: Susu kedelai mengandung asam amino glisin dan asam amino arginin, yang mampu menjaga keseimbangan Insulin. Selain itu, protein dalam susu kedelai lebih mudah diterima oleh ginjal dibandingkan protein hewani. Oleh karena itu, susu kedelai baik untuk penderita diabetes mellitus.

6.Minuman untuk orang-orang dengan autisme: Penderita Autisme tidak boleh makan makanan yang mengandung casein (protein susu) dan glutein (bubuk protein). Hal ini disebabkan karena selain sulit dicerna, makanan yang mengandung dua jenis protein ini dapat menyebabkan gangguan fungsi otak, sehingga perilaku orang dengan autisme akan lebih hiperaktif. Sumber kasein ini umumnya berasal dari susu hewani (susu sapi) serta berbagai macam produk, seperti keju dan krim. Bagi penderita autisme, Susu Sapi dapat diganti dengan Susu Kedelai. Dengan demikian, orang-orang dengan autisme masih mendapatkan protein, vitamin, dan mineral yang cukup. Dan yang paling penting, susu kedelai tidak mengandung kasein dan glutein.

7.Minuman untuk vegetarian: Untuk vegetarian, susu kedelai dapat disajikan sebagai minuman utama. Selain lezat dan menyegarkan, nilai gizi tidak kalah dengan susu sapi. Susu kedelai merupakan sumber minuman vitamin (B1, B2, B6, dan provitamin A), sumber mineral (Kalsium, Magnesium, Selenium, Fosfor), sumber karbohidrat, sumber protein dan sumber lemak).

8.Mencegah migrain: Mengkonsumsi susu kedelai secara teratur dapat mencegah dan meredakan migrain; terutama yang disebabkan oleh kekurangan gizi. Hal ini dikarenakan susu kedelai merupakan sumber vitamin B-kompleks (kecuali B12), mineral (terutama kalium), dan asam amino (terutama lisin) yang cukup tinggi.

9.Menurunkan berat badan: Secangkir susu sapi memiliki sekitar 12 gram gula, sedangkan susu kedelai, hanya 7 gram. Inilah sebabnya mengapa jumlah kalori dalam satu cangkir susu kedelai jauh lebih sedikit dibandingkan susu sapi. Selain itu, asam lemak tak jenuh tunggal dalam susu kedelai dapat menghambat penyerapan lemak di dalam usus. Selain itu, minum susu kedelai akan memberikan efek kenyang lebih lama.

10.Mencegah kanker prostat: Susu kedelai kaya akan phytoestrogen, yakni hormon tanaman yang dapat menghambat produksi testosteron pada pria. Kadar testosteron yang berkurang secara signifikan dapat mengurangi risiko kanker prostat. Penelitian telah menunjukkan bahwa pria yang mengkonsumsi kedelai secara teratur memiliki resiko kanker prostat lebih rendah.

teruslah banyak konsumsi susu kedelai karena sangat baik untuk kesehatan. Silakan dicoba dan dinikmati.