Fakta Tentang Gunung Merapi

fakta tentang gunung merapi

Gunung Merapi tak pernah sepi dari kegiatan pendakian meskipun kadang melanggar aturan. Ancaman bahaya erupsi seakan malah menjadi tantangan yang mengasyikkan. Simak ulasan uniknya Gunung Merapi berikut ini.

1. Gunung merapi adalah gunung yang paling aktif di indonesia.

Gunung Merapi mamiliki siklus letusan sekitar 5 tahun sekali. Karena itu tergolong sebagai gunung berapi paling aktif di Indonesia. Letusan terakhir terjadi pada tahun 2010 yang lalu, dimana juru kunci Merapi, Mbah Maridjan ikut jadi korban.

2. Pemandangan dilereng gunung merapi memang biasa tetapi banyak memiliki barang antik.

Dibanding dengan puncak yang sering didaki para petualang, puncak Merapi tidak begitu istimewa. Dari awal pendakian mulai dari New Selo, pemandangan yang disuguhkan hanyalah perkebunan penduduk.
Spot menarik baru kita temukan pada kawasan yang disebut Pasar Bubrah. Sebuah tanah lapang yang penuh dengan bebatuan vulkanik dari berbagai ukuran. Di lokasi inilah para pendaki mendirikan tenda. Pasar bubrah juga menjadi titik akhir pendakian yang diizinkan oleh otoritas yang berwenang.

3. Gunung merepi banyak menyimpan tentang misteri mistis.

Selain sebagai gunung yang paling aktif, Gunung Merapi juga dihiasi banyak cerita mistis dan horor. Ini juga menjadi salah satu sebab sebagian pendaki enggan naik ke Lereng Merapi. Ada beberapa lokasi yang diyakini sebagai tempat berkumpulnya makhluk halus penghuni kawasan Gunung Merapi.

Lokasi yang bernama Pasar Bubrah misalnya, merupakan tempat pasanya makhluk halus. Beredar pula kisah dari sebagian pendaki yang mengalami hal kurang menyenangkan saat mendaki dan berkemah di tempat ini. Ada pula sebagian yang percaya dan mengatakan bahwa setuap kali erupsi Merapi, merupakan hajatan atau pesta yang dilakukan para makhluk halus. Entah pernikahan dengan kerajaan jin yang lain atau pesta lainnya.

4.Kamu dilarang mendaki sampai ke puncak

Sebenarnya aturan ini sudah lama ditetapkan oleh petugas yang berwenang mengawasi Gunung Merapi. Namun seringkali ada pendaki yang melanggarnya. Larangan itu tak lepas demi keselamatan pendaki sendiri.

Namun larangan pendakian hingga puncak baru diketahui oleh banyak orang sejak adanya korban yang mendaki Merapi sampai puncak. Pada Meiu 2015, seorang pendaki bernama Eri Yunanto (21), mahasiswa Universitas Atmajaya Yogyakarta, terpeleset jatuh ke bibir kawah setelah naik ke puncak sebuah batu. Pemuda itu akhirnya tewas. Beruntung jasadnya masih terselamatkan dan tidak terjun ke dalam kawah. Sejak peristiwa it ramai diberitakan, barulah larangan mendaki hingga puncak diketahui masyarakat umum.

5. Meski Cuma Sampai Pasar Bubrah, Ini View Yang Bisa Kamu Dapatkan

Pemandangan di Pasar Bubrah mungkin kurang memuaskan. Karena hanya ada bebatuan vulkanik. Tetapi pemandangan dari tanah lapang ini ke puncak gunung lain lumayan menarik. Total ada 6 puncak gunung yang bisa kalian nikmati dari Pasar Bubrah. Yaitu Puncak Gunung Merbabu, Gunung Lawu, Gunung Ungaran, Gunung Telomoyo, hingga Gunung Sumbing dan Sindoro.

6. Keraton Yogyakarta Selalu Menugaskan Juru Kunci Untuk Gunung Merapi. Mbah Maridjan Salah Satunya

Bagi Keraton Ngayogyakarta, Gunung Merapi punya peranan penting. Sampai-sampai pemerintah keraton selalu menugaskan seorang juru kunci yang langsung ditunjuk oleh Sultan. Setelah meninggalnya Mbah Maridjan saat letusan tahun 2010, kini tugas juru kunci Gunung Merapi dilanjutkan oleh anaknya, Mas Asih.

7. Puncak Tusuk Gigi Sering Dikira Puncak Garuda

Puncak Gunung Merapi memiliki salah satu titik yang menarik di mana terdapat sebuah batu menjulang berbentuk gurung garuda. Batu itu disebut Puncak Garuda. Banyak yang mengira bahwa kini Puncak Garuda tetap ada. Hingga salah satu situs berita nasional mengabarkan bahwa Erie terpeleset setelah naik ke Puncak Garuda.

Padahal sejak erupsi tahun 2010, Puncak Garuda turut lenyap dihempas erupsi. Yang masih ada hingga saat ini di bibir kawah adalah batu lain yang juga menjulang namun bukan berbentuk garuda lagi. Puncak tersebut dijuluki Puncak Tusuk Gigi. Di tempat itulah pendaki asal Jogja terpeleser tahun 2015 lalu.

8. Ketika Mendaki Merapi, Kita Disuguhi Pemandangan Gunung Merbabu, Begitu Juga Sebaliknya

Gunung Merapi bertetangga lokasinya dengan Gunung Merbabu. Sehingga saat kita mendaki salah satunya akan disuguhi pemandangan gunung sebelahnya. Sepanjang perjalanan mendaki Merbabu, kita akan melihat Gunung Merapi, begitu juga ketika mendaki Gunung Merapi kita akan selalu melihat Gunung Merbabu. Selain itu, titik awal pendakian kedua gunung ini pun sama-sama dari Selo.

9. Ingat, Kalau Mendaki Bawa Perbekalan Air, Karena Tidak Sumber Air

Jika kalian tertarik mendaki Gunung Merapi, maka persiapkan bekal yang memadai, janga lupa perhitungkan untuk membawa air secukupnya. Soalnya di sepanjang jalur pendakian kita tiak akan mendapati sumber air. Jadi persiapan logistik harus matang.

10. Gunung Merapi Bisa Jadi Penunjuka Arah Saat Tersesat di Jogja

Ketika berada di Yogyakarta, sebagian orang mengalami kesulitan menentukan mana arah utara dan selatan. Berada di tempat asing kadang memang membuat kita linglung. Nah, ketika di Yogyakarta, maka jadikanlah Gunung Merapi sebagai patokan arah utara karena lokasi gunung ini memang di ujung utara Yogyakarta.

11. Gunung Merapi Wilayahnya Dalam 5 Wilayah Administrasi

Wilayah Gunung Merapi terbagi atas 5 wilayah Administratif. Yaitu 4 Kabupaten (Magelang di sisi barat, Boyolali di sisi utara dan timur, Sleman dan D.I Yogyakarta di bagian Selatan, dan sisi lereng selatan yang lain termasuk wilayah kabupaten Klaten.

Gunung adalah tempat wisata yang sangat indah namunkonon banyak fakta dan cerita misteri di gunung merapi. Sampai disini saja semoga bermanfaat bagi teman-teman.