5 Hewan Langka Di Dunia Yang Aneh Dan Menyeramkan

hewan langka di dunia yang aneh dan menyeramkan

1.tikus berhidung bintang

Hewan ini sangat unik dan menarik adalah mamalia yang hidup di dalam tanah. Mereka ada di eropa,asia,dan amerika utara. Tikus berhidung bintang ini memliki bulu-bulu anti air bewarna coklat kehitaman dan kaki berukuran besar serta memiliki ekor yang panjang dan tebal untuk tempat penyimpanan lemak di musim semi. di hidung nya ini sangat sensitive dan dilapisi oleh organ-organ semsor eimer. Diameter hidungnya sekitar 1 cm dengan hamper 25.000 organ sensor pada 22 tentakelnya .

Penglihatan mereka lemah, tetapi mereka dapat mendeteksi cacing dan serangga dengan penciuman. serta merasakan getaran dengan sensor-sensor yang terdapat pada hidungnya. Hewan ini merupakan binatang tercepat dalam memangsa mangsanya, dimana mereka hanya membutuhkan 120 milidetik untuk mengetahui keberadaaan mangsanya dan kemudian memakannya. Otaknya dapat memutuskan suatu mangsa dapat dimakan atau tidak dalam waktu 8 milidetik. Kecepatan ini adalah batas kecepatan dari sel-sel syaraf di otak dalam mentransmisikan informasi.

2.aye-aye

Aye-aye adalah hewan ademik pulau Pulau Madagaskar yang menjadi primata noktural terbesar di dunia. Pada awalnya, penampilan aye-aye yang tidak biasa (unik) membuatnya diklasifikasikan sebagai hewan pengerat dibandingkan hewan primata. Hewan ini memiliki jari yang tipis dan panjang serta memiliki jari tengah yang lebih panjang untuk mencari dan mengambil larva dari rongga kayu. Tubuh aye-aye berwarna coklat gelap atau hitam dan memiliki ekor lebat yang ukurannya lebih besar dari tubuh mereka. Mereka juga memiliki mata yang besar dan telinga yang sensitif.

Aye-aye menghabiskan hidup mereka di pepohonan hutan hujan dan menghindari turun ke tanah. Mereka aktif di malam hari (noktural), dan menghabiskan hari mereka dengan meringkuk di sarang berbentuk bola yang terbuat dari daun dan ranting pohon. Ketika bertengger di ketinggian, aye-aye mengendap-endap di pepohonan untuk mendengarkan larva yang bergerak di bawah kulit pohon. Selain mengambil larva untuk dimakan, jari tengah aye-aye yang panjang juga berguna untuk menyendoki daging (isi) kelapa dan buah-buahan lain yang juga menjadi makanannya

3.ikan lamprey

Ikan lamprey merupakan parasite yang ditemukan di utara samutra atlantik di sepanjang pantai eropa dan amerika utara, di bagian barat laut mediterania, dan di great lakes. Ikan ini berwarna coklat, abu-abu, atau hitam di punggungnya dan putih atau abu-abu di bagian bawah dan dapat tumbuh dengan mencapai panjang hingga 90 cm (35,5 inc). Lamprey menggunakan mulut penghisapnya yang bergerigi tajam untuk menempelkan dirinya pada kulit ikan lainnya. Sekresi di mulut lamprey ini mencegah darah korban dari pembekuan. Korban biasanya meninggal karena kehilangan darah yang berlebihan atau infeksi. Lamprey dianggap lezat di beberapa bagian Eropa, termasuk Prancis Selatan-Barat, tetapi tidak umum dimakan di Amerika.

4.setan tazmania

Setan tazmania  (Sarcophilus harrisii), atau yang dalam bahasa Inggris disebut ‘Tasmanian Devil’, adalah seekor binatang marsupialia karnivora terbesar di dunia yang kini hanya terdapat di negara bagian pulau Tasmania di Australia. Setan Tasmania adalah satu-satunya anggota dari genus Sarcophilus yang masih hidup. Ukuran binatang ini sama dengan seekor anjing kecil, tetapi badannya kekar dan berotot.  Binatang ini dicirikan oleh warna bulunya yang hitam, baunya kuat bila sedang ketakutan, suaranya sangat keras dan mengganggu, dan sifatnya yang agresif bila sedang mengasuh anak-anaknya. Setan Tasmania dikenal sebagai binatang pemburu dan memakan sisa-sisa binatang lain. Meskipun biasanya hidup soliter, kadang-kadang ia makan bersama dengan Setan Tasmania lainnya. Setan Tasmania menjadi musnah di daratan benua Australia sekitar 400 tahun sebelum Pemukiman bangsa Eropa pada 1788. Karena dianggap sebagai ancaman terhadap ternak sapi di Tasmania.

5.harimau Tasmania

Harimau Tasmania adalah marsupial karnivora masa modern tersebar yang pernah diketahui. Hewan ini berasal dari Australia dan pulau Papua Indonesia. Hewan ini dinyatakan punah pada abad ke-20. Hewan ini disebut harimau Tasmania karena punggungnya yang bercorak belang, namun ada juga yang menyebutnya sebagai serigala Tasmania.   Harimau Tasmania punah di daratan Australia ribuan tahun sebelum kedatangan bangsa Eropa di Australia, namun berhasil bertahan di pulau Tasmania bersama dengan sejumlah spesies endemik lainnya, termasuk setan Tasmania. Sebagaimana harimau dan serigala di belahan utara, harimau Tasmania merupakan pemangsa yang ada di puncak rantai makanan. Kemiripan postur dan adaptasinya disebabkan oleh evolusi konvergen. Keluarga terdekat spesies ini adalah setan Tasmania.

You May Also Like